Anehnya aku
Diam seperti patung
Termenung dikepung mendung
Gelisah..
Membisu dengan ragu
Terasa gerimis mulai turun
Fikirku gelap
Mataku tidak menatap
Mulutku tidak berucap
Namun hatiku membara
Menepis bahagia dalam benakku
Menyampaikan padamu pesan tanpa pos perantara
Inikah cemburu?
Rasa yang hadir tak kenal waktu tak diminta tak dipesan datang dengan angkuhnya
Haruskah cemburu itu ada?
Ketika kusadari bahwa kau sungguh menjaga hati
Kau hanya menyimpan cinta jua kesungguhan untukku
No comments:
Post a Comment