Search This Blog

Tuesday, April 25, 2017

CORETAN AKHIR DI PENGHUBUNG PUTIH ABU-ABU

Hari ini pilu
Terang namun tak bercahaya
Semuanya akan cepat berlalu
Mata yg berkaca-kaca
Hati yg berdegup tak biasa
Bibir kering bergetar menampakkan kesedihan

Tumpahkan saja kepiluanmu kawan
Tumpahkan saja setiap tinta peristiwa yg kita lukis bersama

Dahulu ketika kita mengenakan seragam yg sama
Duduk dan bergurau di waktu yg sama
Seakan tak kan pernah ada kata perpisahan dalam segala canda tawa

Tiga tahun sudah kita berjuang mengabdi untuk abadi
Abadi dalam kenangan yg kian bersejarah
Namun, memori telah penuh
semua kisah yang dihadapi pasti kan berlalu
Karena kata awal berantonim akhir
Juga kata pertemuan berantonim perpisahan
Jangan sekali kali mengingkari suratan takdir
Sekalipun jangan

Angkat kepalamu kawan
usap air mata yg menderas bersama peluh
tataplah langit nan begitu luas
Di atas sana, harapan dan cita-cita tergambar jelas
Tetap berpegang tangan dan saling berpelukan
Berikan senyuman sebuah perpisahan

Tenanglah kawan
bersama kita membuka lembar baru dengan langkah yg berirama
Bersama kita menapaki jalan kesuksesan
Karena kita sahabat untuk selamanya..

No comments:

Post a Comment