Masih aku terpaku
Merindumu seperti batu
Rindu bergantung menggelayut
Telah terkumandang sebelum tersuarakan
Sendiri ku mengeja kerinduan padamu
Padamu yang tak sanggup kugapai saat ini
Iya.. dirimu yang hanya mampu kugapai dalam angan
Terfokus dalam bibir ilusiku
Memaparkan senyum manismu
Gundah, resah, gelisah menari-nari dalam qolbi
Ingin kusimpan rindu dalam peti tak berdinding, dalam tumpukan batu gurun, kubenamkan dalam genang samudera
Ingin ku rangkul bulan untuk pelampiasan
Kalam kalam cinta tak lenggang bertebaran
Tanpa jeda bagai detak jantung yang kencang tak beraturan
Jam.. menit.. detik.. namamu terselip dalam besit
Dimensi hati penuh atasmu..
Dhohiriyah nampak tegar, namun hati dengan bendung rindu yang meluap
Sekali lagi, lagi dan lagi.. hanya kamu yang tau rindu ini untuk siapa
Kuhias rindu ini sebagai teman sepi, perasa dalam kisahku..
Entah sampai masa aku merindu
Bercumbu dengan rindu yang membelenggu
Terpenjara dalam senyap, bergelut dengan hasrat
Terangkum nyata dalam sampul yang tak kenal lekang..
Search This Blog
Tuesday, December 27, 2016
SYAUQY
Labels:
ZahraShi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Ciye.. kunbal gan widetrik.blogspot.com
ReplyDeletekumbal gan :v
ReplyDeleteHadir
ReplyDelete