Search This Blog

Tuesday, December 13, 2016

LEMBAR-LEMBAR SUCI

Ditengah hening lembaran putih yang mengukir firman dan kalam suci, aku membelainya dengan lembut.

Ia selalu memaksa bibir keringku untuk terus melantunkan indahnya irama ayat-ayatnNya..
maha suci ALLAH sang penguasa alam raya.

Setiap ayat yang masuk melalui lisan, menembus kerongkongan hingga ke hati, membawa air jatuh tak tertahankan dari pelupuk mata
mengalir deras bercucur menggores pipi Hingga terjun bebas membasahi lembaran suci dan biaskan cahaya nurani menebar bibit-bibit kedamaian dalam diri.

Bahkan, sanggup kuhirup aroma wewangian surga yg berasal dari lembarannya.

Namun apa ?
dosa yg menumpuk menyumbat hidung yang kotor tak mampu aku menghirupnya lebih lama lagi.

Ya Robb.. Haruskah aku bersujud?
Bersujud dengan seluruh jiwa penuh mohon ampun atas hinaku?

Detik yg menunggu, jangan lagi ternoda oleh dosa..

Trenggalek
13 Desember 2016

No comments:

Post a Comment