Search This Blog

Tuesday, December 27, 2016

SYAUQY

Masih aku terpaku
Merindumu seperti batu
Rindu bergantung menggelayut
Telah terkumandang sebelum tersuarakan
Sendiri ku mengeja kerinduan padamu
Padamu yang tak sanggup kugapai saat ini
Iya.. dirimu yang hanya mampu kugapai dalam angan
Terfokus dalam bibir ilusiku
Memaparkan senyum manismu
Gundah, resah, gelisah menari-nari dalam qolbi
Ingin kusimpan rindu dalam peti tak berdinding, dalam tumpukan batu gurun, kubenamkan dalam genang samudera
Ingin ku rangkul bulan untuk pelampiasan
Kalam kalam cinta tak lenggang bertebaran
Tanpa jeda bagai detak jantung yang kencang tak beraturan
Jam.. menit.. detik.. namamu terselip dalam besit
Dimensi hati penuh atasmu..
Dhohiriyah nampak tegar, namun hati dengan bendung rindu yang meluap
Sekali lagi, lagi dan lagi.. hanya kamu yang tau rindu ini untuk siapa
Kuhias rindu ini sebagai teman sepi, perasa dalam kisahku..
Entah sampai masa aku merindu
Bercumbu dengan rindu yang membelenggu
Terpenjara dalam senyap, bergelut dengan hasrat
Terangkum nyata dalam sampul yang tak kenal lekang..

Friday, December 23, 2016

JEJAK RINDU SANG SENJA

Syahdu cakrawala dalam ketenangan
menarik jiwa yg kusam sebab debu jalan kerusakan.
Mencabik-cabik keraguan sanubari yg kian enyah.

Rona senja oranye perlahan membasuh lensa kehidupan.
Gumpalan awan semu hitam umpama bulu domba menambah aroma nikmat khas kedamaian.

Warna damai lekas tenggelam.
bersama akan tenggelamkan rasa.

Beribu rindu bertabur di pintu petang.
Sang senja mengharap petang hadir membawa sang bintang
Melunakkan kembali rasa berkecamuk yang datang tak terundang.

Tuesday, December 20, 2016

SAMUDERA CINTA

Kasih, kau mendengar alam semesta selalu memujiNya setiap masa
Dimalam hari..
Bulan bintang bersinar menampakkan kuasaNya
Yang senantiasa menjaga malam dari kelamnya hitam
Qasidah cinta terlantun seiring indahnya angkasa
Terang rembulan berlayar dihamparan samudera
Kasih.. resapilah sampai benar-benar membelai hati
Inilah rahmat karunia yang penuh nuansa damai
Menganugerahi cahaya cinta penuh kehangatan
Hati siapa yang tidak terpesona..
Hati siapa yang tidak rindu..
Langit hamparan penuh pengharapan dengan sejuta mimpi telah terlontarkan
Samudra saksi rotasi kehidupan bumi
Asma Allah seiring keinginan dengan alunan mantap engkau panjatkan
Atas kerinduan ini..
Kutitipkan pada Sang Maha Cinta

Friday, December 16, 2016

PAHLAWAN TANPA KESIANGAN

Disaat bulat kesabaranku terkikis api yang bergejolak memadamkan semangat mimpi.
Mematahkan impian impian lubuk hati
Mengusutkan rautan diri
Tanpa sadar.. tanpa terduga.. tak ada yang menyangka.. Sekejab !
Kebahagiaan datang menghampiri
Memberanikan diri..
Membangunkan dari mimpi silam
Menjemput dari kegalauan yg tak berarti.
Membongkar bongkahan kebahagiaan dibalik dinding yang gelap tanpa penerangan.
Menyatukan sayap sayap yang telah retak berguguran.
Menampakkan senyum pada bibir kecil yg cukup berarti
Bawa aku terbang kealam syurga yang tiada fana, abadi dengan CINTA.

Wednesday, December 14, 2016

PESONA YANG TAK DIUNDANG

Coba sekali lagi ku pandangi.
Kala aku tak sengaja menangkap perangaimu itu.
Seiring berjalannya detik, kau tetap di situ.
Kau tahu ?
Terkadang aku hanya ingin menjadi semilir angin.
Ya ! semilir angin.
Semilir angin yg berkelana atas tingginya gunung.
Yg berkelana melintasi tepi curamnya tebing.
Melintasi luasnya samudra bahkan juga gurun.
Hanya untuk menyapa dan menyentuh setangkai ilalang yg siap menari...

Tuesday, December 13, 2016

PANDANGAN SANG PANGERAN

Laksana keindahan fajar. 
Dikau mengguyurkan pancaran gairah dalam degup jantung ketika malam yang lemah penuh kekelaman menyelimuti, dan menusuk-nusuk asaku yang hampir padam

Sungguh cahaya itu teramat sangat indah.  
Juga, bagai kilauan senja.
Kadang memandangmu menjadikan sukmaku berdenting sayu.

Peluk erat jiwaku
Genggam dan satukan keindahan dalam bait-bait doa yg kita terbangkan
Jika aku degup jantung. maka kaulah nadiku

Tak seperti sebelumnya, aku akan terus belajar menyayangimu dengan caraku sendiri.
Juga akan ku bangun mahligai dalam rasa ini

13 Desember 2016

MUHASABAH CINTA

Bertasbihlah cinta
Terukir di hatiku seindah samudera senja berkilau membentang

Cinta yg sejati telah tersandar samar di hati, berlabuh menepi, menyatu karena illahi

Malam penuh do'a penawar rindu kasih
Munajahkan cinta di atas cinta

Jika memang takdir, cinta pasti bertemu, meski dirimu dan diriku berada di ambang dunia

Trenggalek
13 Desember 2016

LEMBAR-LEMBAR SUCI

Ditengah hening lembaran putih yang mengukir firman dan kalam suci, aku membelainya dengan lembut.

Ia selalu memaksa bibir keringku untuk terus melantunkan indahnya irama ayat-ayatnNya..
maha suci ALLAH sang penguasa alam raya.

Setiap ayat yang masuk melalui lisan, menembus kerongkongan hingga ke hati, membawa air jatuh tak tertahankan dari pelupuk mata
mengalir deras bercucur menggores pipi Hingga terjun bebas membasahi lembaran suci dan biaskan cahaya nurani menebar bibit-bibit kedamaian dalam diri.

Bahkan, sanggup kuhirup aroma wewangian surga yg berasal dari lembarannya.

Namun apa ?
dosa yg menumpuk menyumbat hidung yang kotor tak mampu aku menghirupnya lebih lama lagi.

Ya Robb.. Haruskah aku bersujud?
Bersujud dengan seluruh jiwa penuh mohon ampun atas hinaku?

Detik yg menunggu, jangan lagi ternoda oleh dosa..

Trenggalek
13 Desember 2016