Kekasih, apakah kau masih ingat kapan terakhir kali kita ngopi bersama ?
Em, kalau tak salah saat di kedai kopi Mak Juminten, saat itu bumi sedang menampung luapan air mata kekasihnya, si langit.
Bukan kekasih, kurang tepat.
Mungkin di cafe Mas Kawok ? yang di atasnya banyak bertaburan bintang dan bulan yang sedang merayakan kecerahan malamnya ?
Atau mungkin di warung kopi sebelah bengkel Pak Obeng, waktu itu ban motorku sempat bocor ditikam rindumu yang berceceran di jalanan.
Bukan, bukan, dan bukan, kekasih
kau hampir tepat.
Lalu saat apa, Mas ?
Baiklah kuulangi sekali lagi ;
Apa kau masih ingat kapan terakhir kali kita ngopi bersama ?
Yaitu saat tragedi para tentara rindumu dibunuh habis oleh sebuah temu..
No comments:
Post a Comment