Search This Blog

Friday, April 20, 2018

PAHLAWAN EMANSIPASI

Lahir di Jepara
Ialah Kartini
Ceritamu tak lekang mengais kata
Dalam baktimu pada negeri
Yang hidup untuk pengorbanan
Dalam adat dan budaya yang berpilih kasih

Hak perempuan di batasi
Tak boleh datang tak boleh pergi
Perempuan di kekang
Perempuan di penjara
Perempuan terbelakang
Perempuan terbuang

Wahai perempuan futuristis
Engkau telah membawa alih peradaban
Dari kegelapan engkau berkobar semangat kemerdekaan
Merombak perbudakan diantara kita dan mereka
Demi kesetaraan

Demi menghapus sekat tebal diantara perbedaan
Kau relakan berkorban demi perempuan masa depan
Tak perduli jiwa yang letih
Sebab bagimu tiada dalih untuk mengalih

Wahai sang srikandi
Kini kebebasan hak perempuan kami dapati kembali
Kami perempuan merdeka
Karena perjuangmu dalam pergolakan dan Ridho Tuhan disetiap langkah pijakan

Trenggalek, 10 April 2018

Thursday, April 19, 2018

AZ ZUHARO

Telah lama kusiapkan niat untuk jalan panjangku. Aku siap menunggu hijrahmu. Kini benar aku telah berada. Memulai langkah demi langkah mengayun tahapan kehidupan. Tanpa kau yang tiada disampingku. Kutabahkan hati kukuatkan fikiran. Demi tidak tumbang dalam kesendirian. Sebab dunia itu kejam. Penuh cobaan yang mengancam kokohnya pendirian dan kikisnya kesabaran.

Satu tahun kau disana, satu tahun kudisini. Kutahu kita punya masalah sendiri-sendiri. Perasaanku mengatakan, mungkin masalahku lebih banyak daripada masalahmu. Ah, itu hanya gumaman perasaanku. Mungkin faktanya malah sebaliknya.

Perihal rindu, itu menjadi permasalahan sendiri bagiku. Masalah yang tak ingin aku salahkan. Sebab, ia buah dari rasa cintaku. Jika pulang nanti, tolong, damaikan rinduku. Meskipun sebentar. Namun, jika pulang tak memberimu kenyamanan aku tak melarangmu untuk kembali. Sebab sesakit apapun, yang terpenting bagiku adalah kebahagiaan orang yang aku sayang.

Kutahu tak ada yang tahu apa yang nanti terjadi. Aku hanya memperjuangkan apa yang seharusnya aku perjuangankan. Jika jodoh adalah cerminan diri. Kuberharap kau sebagai buah ikhtiarku dan Allah meridhoi.

Trenggalek, 19 April 2018