Search This Blog

Monday, March 25, 2019

KISAH PENGHUNI KASIH

Dulu, aku pernah datang dengan balita cinta. Menyeduh rasa untuk menciptakan kehangatan menjalani masa. Mempelajari setiap bisikan manusia untuk merawat dan menjalani kehidupan dengan cinta yang berkasih. Tanpa memperdulikan semesta yang cemburu atas cintaku yang kian subur nan bersemai.

Dulu, aku pernah pergi karena diusir paksa. Aku didakwa atas penyelewengan adat dalam semesta. Aku tercaci, tersakiti, terbuang sebagai budak yang beradat. Tersisih tanpa sumbangsih dan terancam terkubur tanpa belasungkawa.

Sekarang, aku menjadi budak dalam tempurung semesta. Menyambut masa depan dengan memasrahkan takdir Tuhan di zaman azali. Jadi segala tempat dan posisi dengan sedemikian banyak rasa yang menyinggahiku kuterima sebagai pelagi semestaku.

Sekarang, aku akan pergi bersama masa lalu dengan mengemban penyesalanku. Aku akan terus merangkak meski harus menggendong kerapuhan untuk menjajaki masa yang terus melaju. Aku akan berjalan dengan sisa-sisa asa dari berlalunya masa yang menguras rasa bertahan dengan manusia. Aku memang dalam kerusakan dunia namun aku tak akan terusir darinya, sebab semesta yang lain telah mencintaiku.

Jadi, pulanglah. Tapi bukan kepadaku. Selamat jalan calon penghuni masa depanku. Selamat menjadi penghuni baru dalam masa laluku.

Trenggalek, 31 Maret 2019

Saturday, March 16, 2019

KETAKUTAN YANG BERADAT

Ada ketakutan yang takut untuk diutarakan
Tertahan lama dalam tembok keberanian yang dibangun sejak turun dari gendong sang purnama
Purnama selalu menjadi saksi tiap jengkal kala ketakutan menyerang
Mula peluh menetes
Tangisan yang pecah
Malam yang hitam
Dan sunyi yang karu

Trenggalek, 16 Maret 2019

Tuesday, March 12, 2019

HUJAN BERKASIH

Kubiarkan hujan menjadi jeda di antara rindu yang bergemuruh
Sembari netra terus menatap
Menggali ilmu yang diemban air

Air adalah ketabahan yang tidak pernah membantah titah Tuhan
Gerimis rela menangis menyelimuti bumi pertiwi demi hadirnya pelangi
Hujan rela bertahan demi mengundang dingin yang berkisah
Genang rela menyelimuti tanah demi membasuh jiwa yang berkasih

Seperti jua aku mengasuh rindu
Aku membesarkannya dengan pertemuan yang tertahan
Memupuknya dengan kerelaan akan penderitaan
Mempertahankannya dengan satu kekuatan yang kugantung
Ialah keikhlasan
Keikhlasan yang kehilangan definisi
Rinduku yang masih berpenghuni harap
Pertemuan kita suatu hari nanti

Trenggalek, 12 Maret 2019

Saturday, March 9, 2019

RELIGION OF PEACE

Terbentang langit dalam cakrawala
Terpapar bumi dalam semesta
Semua akan bermuram durja
Jika kita hidup tanpa cinta
Kedamaian hati adalah dambaan setiap hamba
Toleransi adalah kunci pembukanya

Hidup dalam toleransi adalah cita-cita setiap jiwa yang suci
Cita-cita yang saat ini hanya menggema dalam udara
Persaingan semakin tajam
Bermegah-megahan dalam kemewahan
Berbangga-bangga dengan jabatan
Manusia yang tanpa kesadaran
Seperti raja haus kekuasaan
Segala cara dilalui
Tanpa perduli kanan dan kiri
Demi kepuasan sendiri

Islam adalah agama cinta
Agama rahmat bagi seluruh rakyat semesta
Islam mengajarkan hidup dengan perasaan cinta
Dengan perilaku mulia dan memberikan kedamaian terhadap sesama
Islam tidak membiarkan kita menangis di tanah sendiri
Mengemis belas kasihan
Hidup dengan ketakutan
Diam dalam kelaparan

Islam adalah agama perdamaian
Yang menuntun dalam setiap tindakan
Yang meniti kita pada kebahagiaan
Yang menyelamatkan manusia dari cengkeraman keterbatasan kedamaian
Marilah bergegas menyelami islam dengan segenap hati yang menyamudra
Dengan kerendahan hati yang bertoleransi
Dengan jiwa yang mengharap ridho ilahi

Trenggalek, 09 Maret 2019

Tuesday, March 5, 2019

CINTA ADALAH AKU

Cinta ya cinta
Cinta tidak memiliki sebab
Cinta ya cinta
Cinta tidak menyalahkan akibat
Cinta ya definisi cinta itu sendiri
Cinta tidak rumit jangan dipersulit
Haqiqat cinta ada di dalam hati
Sedangkan yang paham betul isi hati adalah Tuhan
Kamu dan kita bukan Tuhan
Aku mencintaimu
Jadi, berusahalah berfikir positif tentang aku dan cintaku

Trenggalek, 06 Maret 2019